Raka Si Anak Desa
Di sebuah desa yang terpencil ada seorang anak tunggal yang bernama Raka, ia terlahir dari keluarga yang biasa-biasa saja. Banyak warga yang memandang keluarga Raka dengan sebelah mata. Karena banyak orang yang mengucilkan keluarganya, membuat Raka tidak semangat untuk melanjutkan hidupnya. Raka selalu menutup diri tidak pernah bergaul dengan teman-temannya. Suatu ketika Raka sudah lulus SMA dengan nilai terbaik. Pada saat telah selesai mengumumkan kelulusan Raka beranjak untuk pulang dan memberi tahukan kepada orang tuanya, di pertengahan jalan ia bertemu dengan seorang peramal. Peramal tersebut mengatakan bahwa Raka kelak akan menjadi orang sukses. Setelah peramal tersebut mengatakan itu Raka langsung melanjutkan perjalanannya untuk pulang. Setelah sampai ia mengatakan niatnya untuk merantau ke kota. Awalnya orang tua Raka tidak mengizinkan Raka, tetapi karena Raka bersih keras untuk merantau ke kota akhirnya ia di izinkan oleh orang tuanya.
Akhirnya Raka pergi ke kota. Sesampainya ia di kota ia langsung mencari suatu pekerjaan, karena ia hanya lulusan SMA banyak sekali yang menolaknya untuk ia bekerja. Akhirnya Raka mencoba untuk mendaftarkan dirinya untuk kuliah melalui jalur beasiswa, karena Raka seseorang yang cerdas ia pun keterima. Selama ia kuliah tidak sesekali mebebankan kedua orang tuanya di kampung. Raka mencari uang dengan cara membuka jasa foto copy di kampus, dan membuka tempat les kecil-kecilan untuk anak sekolah. Sampai akhirnya ia sudah memiliki cukup uang, ia bertekat untuk membuka usaha sendiri. Banyak sekali usaha yang gagal tetapi walaupun begitu ia tidak pantang menyerah. Singkat cerita, Raka pun lulus kuliah dengan nilai terbaik. Banyak sekali pengusaha-pengusaha yang ingin Raka bergabung ke perusahaannya. Akhirnya Raka bekerja di salah satu perusahaan yang cukup terkenal pada saat itu. Setelah 5 tahun ia bekerja berbesit di pikirannya untuk membuka suatu usaha sendiri. Akhirnya ia memutuskan untuk keluar dari perusahaan itu dan membuka usaha sendiri. Ia memutuskan untuk membuka usaha minuman boba. Jatuh bangun ia menjalankan usahanya itu. Usaha tidak akan menghianati hasil, akhirnya ia pun berjaya. Sekarang ia sudah memiliki beberapa tempat minuman boba tersebut di beberapa kota. Akhirnya Raka pun pulang ke kampung dengan hati yang sangat senang.
Setelah ia sampai di kampung ia langsung memberi tahu kepada orang tuanya bahwa ia sudah memiliki usaha sendiri dan maju. Kedua orang tuanya sangat senang atas kesuksesan Raka. Suatu ketika Raka melihat ada beberapa polisi yang sedang menangkap seseorang. Raka terkejut bahwa orang yang di tangkap polisi adalah peramal yang waktu itu mengatakan bahwa ia akan menjadi orang sukses. Raka bertanya kepada polisi mengapa pria itu di tangkap, polisi mengatakan bahwa pria itu adalah peramal gadungan. Raka tidak menyangka walaupun peramal itu gadungan, sekarang ia sudah menjadi orang yang sukses dan sudah tidak lagi di pandang sebelah mata oleh orang-orang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar